it's was me

it's was me

Senin, 29 April 2013

Surat Rindu

Kepada kamu pencuri aksaraku, 

Setiap kata yang berbaris, tertulis oleh jemari ini di sponsori oleh mu. Aku yang harus menulis ini, untuk menyampaikan rindu yang terpendam. Mungkin hal biasa ketika aku menulis dan kamu sebagai objeknya, tapi aku tau, kau yang diam memperhatikanku bahkan mengenalku jauh dari diriku sendiri.


Kini, kita memang berada di tempat yang sama. Hanya saja dimensi yang berbeda, aku melihat segumpal cinta sedang menuju tempatmu, tapi kabut lara yang terus mengerubungiku. Aku saksi untuk putaran kisah yang terpendam, aku yang berperan pada ruang pemeras rindu.



Aku tak mengerti dengan ulahku, sungguh aku hanya ingin menitip rindu dan menyampaikan cinta lewat surat ini. Setengah jiwaku, sudah terampas, terharu meliat angin yang merenggut cahaya rindu. Aku disini mencintaimu, tepat di belakang punggungmu.